Kala Jalur Umum Menjadi Jalur Pribadi
Entah apa yang ada dipikiran 2 anak muda itu, kala malam semakin larut dan pengguna jalan raya yang cukup lengang, mereka pergunakan untuk bersenang-senang. Pemuda yang satu berada di depan ia mengendalikan kuda besi melanggak-lenggok dari sisi jalan raya ke sisi lainnya. Sedangkan pemuda yang lainnya menekan dudukan tengah dengan kakinya hingga keluar percikan-percikan api. Sreeet… sreeet…
Pengendara lain mengalah, lebih baik cari aman daripada jadi korban arogansi kedua anak muda itu, demikian pula dengan saya, memilih mengambil jalan kiri dan mengikuti mereka dari belakang. Perilaku seperti ini mungkin sering pula Anda temui ketika Anda di jalan raya. Cerita belum berakhir…