Menurunkan Berat Badan dengan Diet Sehat

Senang rasanya bertemu dengan teman-teman lama ketika jaman kuliah dulu, wah ternyata banyak sekali diantara teman saya yang berubah perawakannya menjadi lebih besar dan ber-perut lebih maju. Orang tua jaman dulu sering menilai kalau Gemuk adalah makmur / bahagia. Jaman sekarang, pendapat itu perlahan terkikis oleh banyaknya pengalaman dan penelitian medis yang menerangkan akibat dari berbadan gemuk.

Saya memang tidak memiliki badan yang gemuk, tinggi saya kini sekitar 182cm dan berat sekitar 76, tapi keinginan saya cukup tinggi untuk memelihara bobot badan saya dalam keadaan ideal, salah satunya dengan berdiet. Sudah hampir 3 tahun saya selalu membatasi asupan makanan yang saya konsumsi, dan hasilnya sangat menakjubkan, sudah 3 tahun pula saya tidak terkena sakit seperti flu atau penyakit lainnya.

Penyebab Kegagalan Diet

Penyabab utama kegagalan diet adalah diet yang dilakukan secara tiba-tiba karena ingin memperoleh hasil secara cepat atau dikenal dengan istilah Crash Diet. Mengurangi porsi makan secara drastis, olahraga berlebihan, hingga meniadakan makan siang / makan malam, sudah pasti akan membuat diri kita tersiksa karena lapar, atau bahkan bisa jatuh sakit.

Pengalaman Diet Saya

Diet sebaiknya tidak dilakukan secara buru-buru, akan tetapi lebih ke tujuan jangka panjang, menurut pengalaman saya hal pertama yang harus diperhatikan adalah porsi makan atau pengendalian nafsu makan. Seperti sunnah Rasul, Berhentilah makan sebelum kenyang, banyak sekali faedah dari Sunnah ini, dan ternyata makan itu sangat nikmat bila dalam porsi yang cukup; tidak membuat sakit perut, tidak membuat ngantuk, dan kinerja pada saat jam kerja tidak menurun.

Menu dan Waktu Makan

Diet yang sehat, sebaiknya tidak menghilangkan waktu makan. Sarapan, makan siang dan sore, tetap dilakukan. Pagi hari, sepotong kecil roti, oatmeal, atau cereal sudah cukup bagi saya untuk mengawali hari. Usahakan jangan memakan makanan yang terlalu mengandung minyak seperti gorengan.

Makan siang, 1/4 atau 1/2 porsi nasi dan sayur sudah cukup bagi saya. Sebelum makan dan sesudahnya, minum terlebih dahulu air putih, atau sepotong buah-buahan segar, ini pun Sunnah Rasul :D, menurut penelitian, minum atau makan buah sebelum makan, akan menghambat penyerapan kolesterol kedalam darah, serta akan “mengenyangkan” perut kita sehingga tidak makan berlebihan.

Makan malam, saya lakukan sekitar jam 5 sore sampai jam 7 malam, saya lebih suka makan sayuran pada makan malam. Hindari tidur dengan kondisi perut kenyang / penuh, karena bisa berakibat kurang baik.

Diet untuk Sehat

Salah besar bila sebagian besar dari kita berpendapat kalau Diet berlaku hanya untuk menurunkan berat badan, justru tujuan utama dari diet itu adalah untuk mencapai badan yang fit dan sehat. Sesuai pepatah “You are what you eat”. Bila tujuan utama Anda Diet untuk sehat, anda akan rela memakan-makanan yang kurang enak πŸ™‚ (he..he..he.) dibandingkan dengan makanan enak yang seringkali bersembunyi hal-hal negatif dibelakangnya… Tentu saja sepiring Black Pepper Steak akan terasa sangat nikmat bila dibandingkan dengan semangkuk salad :D.

Target Diet Selanjutnya

Mengendalikan nafsu makan sepertinya sudah saya raih πŸ™‚ saatnya target selanjutnya dibidik, sudah beberapa bulan ini saya menurunkan porsi makanan / minuman yang berasal dari hewani, baik secara langsung atau pun makanan olahannya. Belum sepenuhnya vegetarian, tapi menuju ke arah sana… Terkadang saya pun masih memakan daging merah (Daging Sapi) atau daging putih (Ayam / Ikan), tapi dengan porsi yang sangat sedikit dan jarang.

Tulisan saya diatas hanya ditujukan untuk berbagi pengalaman, saya bukan ahli gizi atau dokter, hanya orang yang mencoba hidup sehat, dari apa yang kita makan.